Cara Mengetahui Kamar Hotel Bersih Atau Tidak
0 Comments

GreenClean.id – Menginap di hotel untuk bekerja atau berekreasi bersama keluarga terasa berbeda di tengah pandemi virus corona. Kita tentunya lebih berhati-hati, terutama soal kebersihan. Kita tentunya harus mengetahui bagaimana hotel yang kita pilih menjaga kebersihannya agar kita bisa tetap nyaman dan tentunya terhindar dari virus yang mungkin saja menempel di permukaan. Sekilas tentang kerapihan kamar sebenarnya belum cukup untuk mengetahui apakah kamar kita sudah dibersihkan dengan baik. Sebenarnya ada beberapa indikator yang dipegang oleh petugas kebersihan profesional dan kita bisa menggunakannya untuk mengecek kebersihan ruangan.

Cara Mengetahui Kamar Hotel Bersih Atau Tidak

Selalu Periksa Apakah Ada Tinggalan Air

Jika Anda masuk ke suatu ruangan dan ingin membuat secangkir kopi atau teh panas yang nikmat tetapi menemukan air tertinggal di mesin, itu tandanya ruangan belum dibersihkan secara menyeluruh. Menurut Top Cleaners London, sebuah perusahaan jasa kebersihan, sisa air dalam ketel merupakan indikator yang jelas bahwa housekeeping tidak berhati-hati dalam menjalankan tugasnya.

Periksa Bingkai Jendela

Saat memasuki kamar hotel, periksa jejak kebocoran akibat hujan, jamur di ambang jendela, dan serangga mati. Jika Anda menemukan bangkai di bawah jendela, berarti ruangan ini sudah lama tidak dibersihkan dengan baik. Mungkin untuk bagian kaca pada jendela akan selalu dibersihkan secara rutin, namun bagian bingkai sering dilupakan. Ini akan mempengaruhi citra hotel tersebut jika terdapat kumpulan debu dan kotoran lain.

Periksa Bak dan Saluran Pembuangan

Menemukan gumpalan rambut yang bukan milik kita di bak mandi dan saluran pembuangan bukanlah pertanda baik. Selain itu, jika ada bau yang menyengat dari kamar mandi,bisa juga menjadi tanda adanya masalah jamur di dalam kamar. Toilet sendiri merupakan salah satu tempat yang sangat rentan terhadap penyebaran bakteri. Pastikan juga ketika anda memasuki kamar mandi pertama kali selalu dalam kondisi kering dan tidak lembab. Faktor yang lainnya yaitu sirkulasi udara yang disediakan apakah  memadai atau tidak. Pada umumnya sebuah hotel pasti akan memiliki blower udara di dalam kamar mandi untuk menjaganya dari kelembaban udara.

Periksa Seprai dan Kasur

Selain seprai bersih, bebas bau, sangat penting untuk memeriksa tempat tidur apakah ada noda dan kotoran serangga. Tentu ada alasan kuat kenapa hotel menggunakan sprei putih, yaitu karena mudah terlihat saat ada noda dan membuktikan standar kebersihan. Selain itu coba periksa bagian lipatan kasur apakah ada tumpukan debu atau kotoran. Bukan tanpa sebab ini dilakukan, karena tempat tidur merupakan hal utama di setiap hotel sebagai penyedia penginapan.

Periksa Debu

Melihat kamar hotel yang bersih dan berkilau merupakan salah satu hal yang dinantikan saat berlibur. Kehadiran debu di dalam ruangan bisa menjadi tanda peringatan saat memasuki ruangan baru. Jika ada debu di dalam ruangan, itu tidak dibersihkan dengan benar. Masalah kebersihan ternyata memang sesederhana itu. Menyeka debu adalah hal yang paling mudah dilakukan dan untuk pramusaji berpengalaman. Tidak perlu lebih dari beberapa menit untuk membersihkan semua permukaan dengan kain mikrofiber lembab.

Bagaimana Standar Hotel Berubah

Bagian tata graha biasanya hanya membersihkan, mencuci, atau menyedot debu ruangan. Akan tetapi  dengan adanya virus corona ini, banyak hotel telah mengubah standar kebersihannya. Berbagai macam cara seperti mendisinfeksi barang-barang yang disentuh banyak orang telah dilakukan. Menurut penelitian, Covid-19 bisa bertahan beberapa jam hingga beberapa hari jika menempel pada bahan tertentu seperti plastik dan logam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *