Fakta Lengkap Mengenai Sarung Tangan Untuk Jaga Kebersihan
0 Comments

GreenClean – Banyak orang telah memakai sarung tangan sejak Covid-19 menjadi pandemi di Indonesia dan di seluruh dunia. Beberapa memakai sarung tangan lateks medis, sarung tangan plastik biasa atau bahkan sarung tangan yang dapat digunakan kembali. Bisakah sarung tangan ini benar-benar melindungi kita dari virus Corona? Memang, Sars-Cov-2 umumnya menyebar melalui tetesan yang masuk ke area mata, mulut dan hidung melalui tangan mereka sendiri. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk sering-sering mencuci tangan dan tidak menyentuh wajah.

Fakta Lengkap Mengenai Sarung Tangan Untuk Jaga Kebersihan

Begitu pula halnya dengan masker yang kini wajib dikenakan sarung tangan untuk tindakan preventif Covid-19, yang hingga kini masih menjadi perdebatan. Ada yang bilang itu efektif, ada yang bilang tidak. Jika terus menerus menyentuh wajah, tentunya memakai sarung tangan tidak akan efektif. Sarung tangan bukanlah hal yang ajaib dan dapat menghindarkan Anda dari Covid-19. Fungsinya sama seperti masker hanya sebagai tindakan pencegahan saja. Yang terpenting rajin cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, dan sebisa mungkin di rumah.

Memberikan Rasa Aman Yang Semu

Sebenarnya memakai sarung tangan tidak bisa benar-benar melindungi Anda, karena Anda akan tetap bersentuhan dengan bakteri dan virus. Sarung tangan memberikan rasa aman yang palsu karena Anda tidak merasa seperti menyentuh barang dengan tangan kosong. Penyebaran yang paling penting adalah penularan melalui tangan ke mulut, mata dan hidung. Anda masih bisa menyebarkan virus jika Anda selalu menyentuh wajah dan semua permukaan dengan sarung tangan bekas. Anda harus berhati-hati saat mengenakan sarung tangan saat ingin menyentuh barang pribadi. Jika Anda menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus Corona, Anda dapat menyebarkan virus ke mana-mana melalui sarung tangan tersebut.

Membantu Meminimalisir Menyentuh Wajah

Coba amati dulu, apakah sejak memakai masker dan sarung tangan sudah berhenti menyentuh wajah? Jika iya, mungkin Anda bisa memakai sarung tangan, tapi hanya saat Anda benar-benar membutuhkannya, seperti saat Anda keluar berbelanja atau naik kendaraan umum. Di tengah masyarakat yang melakukan social distancing, kita harus keluar hanya untuk membeli makanan, pekerjaan, atau hal-hal super penting lainnya. Jadi jembatan tangan-ke-wajah adalah hal yang paling umum. Sarung tangan dapat membuat kita waspada untuk tidak menyentuh wajah kita dan tidak sembarangan menyentuh permukaan benda di tempat umum. Setidaknya dengan sarung tangan kita bisa lebih sadar diri dan tidak sembarangan menyentuh segala sesuatu.

Rekomendasi Sarung Tangan

Anda mungkin melihat banyak orang memakai sarung tangan karet atau lateks di depan umum. Jangan pakai sarung tangan lateks! Sarung tangan ini sangat diperlukan untuk tenaga medis. Jika kita menimbunnya dan membuatnya langka, maka kita membahayakan tenaga medis, apalagi Indonesia masih membutuhkan APD.

Seperti halnya masker, Anda dapat mengenakan sarung tangan yang dapat digunakan kembali atau yang dapat dicuci dan digunakan kembali. Meskipun sarung tangan karet bisa dicuci, deterjen dan air panas secara bertahap akan mengikis lapisannya, sehingga tidak efektif. Anda bisa memakai sarung tangan yang dapat digunakan kembali dari bahan apa pun. Namun ingat untuk menggantinya secara rutin jika harus melakukan aktivitas yang lama di luar dan segera melepasnya serta mencuci tangan sebelum masuk ke dalam mobil atau rumah.

Sarung Tangan Higienis

Salah satu faktor yang menyebabkan banyak ahli tidak merekomendasikan sarung tangan untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah kebersihannya. Saat mengenakan sarung tangan dan masker, sangat penting untuk mencuci tangan sebelum mengenakan dan melepasnya. Jika Anda tidak mencuci tangan setelah melepaskan sarung tangan yang sudah aus, itu bisa sangat berbahaya. Anda juga bisa merobek sarung tangan secara tidak sengaja, jadi Anda harus mencucinya bahkan setelah Anda melepas sarung tangan. Anggap saja tangan Anda terkontaminasi setiap kali Anda melepas sarung tangan. Selain itu, ganti dan cuci sarung tangan dan masker sesering mungkin. Jika Anda harus menghabiskan waktu lama di luar, ganti masker dan sarung tangan setiap 4 jam. Sesampainya di rumah, segera rendam kedua benda tersebut dalam air panas dan deterjen, lalu cuci dan jemur hingga kering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *