Dibalik Pertemuan Agus Yudhoyono Dan PAN
0 Comments

Berita Terbaru Politik Dikabarkan jika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat akan kembali melakukan safari politik. Dia akan menyambangi kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN).

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan, AHY berencana untuk bersilaturahmi. “Beliau akan silaturahmi perdana sebagai Ketum Partai Demokrat,” kata Eddy saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020).

Menurut dia, selain silaturahmi, AHY juga akan membahas sejumlah isu terkini termasuk kerja sama Pilkada.

“Tentu kita akan membahas sejumlah isu terkini, termasuk kerja sama Pilkada,” pungkas Eddy.

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Ossy Dermawan mengatakan, kunjungan AHY ke DPP PAN merupakan lanjutan kegiatan silaturahmi Ketum AHY dengan para pimpinan Parpol.

“Setelah sebelumnya juga sudah melakukan silaturahmi dengan pimpinan serta jajaran pengurus Partai Golkar, PKB dan PKS,” kata Ossy Dermawan saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa 28 Juli 2020.

Ossy menjelaskan pada pertemuan kali ini akan dimanfaatkan untuk membahas sejumlah isu nasional antarkedua partai politik, termasuk pembahasan koalisi pada Pilkada 2020.

Rencananya, AHY akan turut didampingi sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat yakni Sekjen Teuku Riefky Harsya, Bendum Renville Antonio, Ka Bappilu Andi Arief, Ka BPOKK Herman Khaeron, dan pengurus lainnya.Sedangkan untuk pertemuan yang berlangsung di DPP PAN direncanakan digelar pada pukul 14.00-15.30 WIB.

 

Dibalik Pertemuan Agus Yudhoyono Dan PAN

 

 

Sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY) menyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Jumat 24 Juli 2020.

Presiden PKS Sohibul Iman mengungkap, pertemuan dengan AHY tersebut membahas isu kenegaraan utamanya kiat bangkit dari Pandemi Covid-19.

“Pembicaraan sangat cair dan penuh persahabatan, tentu terkait isu kebangsaan, isu kenegaraan kita hadapi hari-hari ini menyelesaikan persoalan bangsa ini, terlebih di suasana Covid-19,” ujar Sohibul di Markas PKS, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2020).

Menurut Sohibul, pandangan PKS dan Partai Demokrat senada dalam menghadapi pandemi. Keduanya sepakat untuk mewujudkan situasi yang terkendali ke depannya.

“Intinya PKS dan Partai Demokrat memiliki kesepahaman kita sebagai bangsa harus selalu fokus betul menangani Covid-19 sehingga tidak menjadi sesuatu yang tak terkendali,” jelas dia.

Keduanya juga berbincang mengenai Pilkada Solo 2020. Sohibul mengaku cukup kaget, karena sekelas Partai Demokrat tidak memiliki kursi di Solo. Karenanya, Partai Demokrat tidak bisa mengusung calon di Pilkada Solo.

“Saya juga baru tahu tadi, ternyata Demokrat tidak punya kursi di Solo. Demokrat tidak bisa berbicara mengusung atau tidak,” jelas dia.

Sohibul mengatakan, posisi partainya di Solo cukup baik dengan memiliki sejumlah kursi. Tetapi, terkait siapa sosok didukung nantinya masih dalam pihak perundingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *